karya ilmiah akademi gizi jakarta



Pengaruh Konsumsi Tempe Pada Profil Lemak Darah Penderita Diabetes Melitus Rawat Nginap Di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta

Rina Adriana Susana, Dr. Sarwono Waspadji, Roza Rahimi, SKM, Ningti Budiarti, B.Sc

Kolesterol, trigliserida, LDL, VLDL pada penderita diabetes melitus cenderung meningkat tetapi HDL menurun, inilah yang menyebabkan semakin tingginya angka komplikasi kronik, khususnya Penyakit Jantung Koroner.

Terapi diet adalah hal yang sangat penting dalam pengobatan diabetes melitus disamping latihan jasmani, obat-obatan anti diabetik dan penyuluhan. Tempe adalah salah satu bahan makanan yang mempunyai kemampuan untuk menurunkan kadar kolesterol darah, bila dilihat dari kandungan zat gizinya.

Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh konsumsi tempe terhadap kadar kadar profil lemak darah penderita diabetes melitus rawat nginap di RSCM Jakarta.

Adapun metodologi yang dilakukan adalah sampel dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Setelah gula darah cukup stabil, penelitian dapat dilaksanakan. Sampel mendapat diet diabetes melitus dengan 100% lauk berasal hanya dari tempe selama dua minggu. Perbedaan kadar profi; lemak darah sebelum dan sesudah perlakuan disajikan dalam bentuk grafik.

Penelitian ini dilaksanakan terhadap 6 orang penderita diabetes melitus yang dirawat di Ruang Perawatan penyakit Dalm RSCM.  Hasil yang diperoleh adalah kolesterol mengalami kenaikan sebesar 8.08%, trigliserida naik sebesar 3.56%, LDL kolesterol naik sebesar 8.18%, VLDL kolesterol naik sebesar 7.84?n HDL kolesterol mengalami penurunan sebesar 11.1%.

Tempe yang diberikan sehari per individu pada penelitian ini adalah sebesar 325 g (6½ penukar), dan rata-rata 307.2 gram atau 94.53?pat dihabiskan. Dengan demikian tempe telah menyumbangkan energi sebesar 457.8 kalori, protein sebesar 35 g , lemak 12.3 g, lemak jenuh 1.84 g, lemak tidak jenuh tunggal 3.1 g, lemak tidak jenuh ganda 6.1 g dan karbohidrat sebesar 39 g

Dari penelitian ini, dapatlah disimpulkan bahwa tempe tidak mempunyai pengaruh terhadap profil lemak darah penderita diabetes melitus. Akan tetapi penelitian ini perlu dilanjutkan dengan sampel yang lebih banyak sehingga dapat diketahui dengan pasti apakah tempe mempunyai pengaruh terhadap profil lemak darah penderita diabetes melitus.