Pengaruh Konsumsi Tempe Pada Profil Lemak Darah (Kolesterol, Trigliserida, HDL dan IDL) Penderita Diabetes Melitus Di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta
Rina Adriana Susana, Dr. Drupadi Dillon, Dr. Sarwono Waspadji,
Kolesterol, Trigliserida, IDL pada penderita diabetes melitus cenderung meningkat tetapi HDL menurun, inilah yang menyebabkan semakin tingginya angka komplikasi kronik, khususnya Penyakit Jantung Koroner.
Terapi diet adalah hal yang sangat penting dalam pengobatan diabetes melitus disamping latihan jasmani, obat-obatan anti diabetik dan penyuluhan. Tempe adalah salah satu bahan makanan yang mempunyai kemampuan untuk menurunkan kadar kolesterol darah, bila dilihat dari kandungan zat gizinya.
Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh konsumsi tempe terhadap kadar kadar profil lemak darah penderita diabetes melitus rawat nginap di RSCM Jakarta.
Adapun metodologi yang dilakukan adalah sampel dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Setelah gula darah cukup stabil, penelitian dapat dilaksanakan. Sampel mendapat diet diabetes melitus dengan 100% lauk berasal hanya dari tempe selama dua minggu. Perbedaan kadar profi; lemak darah sebelum dan sesudah perlakuan disajikan dalam bentuk grafik.
Penelitian ini dilaksanakan terhadap 10 orang penderita diabetes melitus yang dirawat di Ruang Perawatan penyakit Dalam RSCM.
Sayang sekali, Penelitian ini, tidak dilanjutkan untuk disidangkan, karena jumlah pasien tidak memenuhi dan harus dilakukan ulang.
Dari penelitian ini, terlihat kalau tempe mempunyai pengaruh terhadap profil lemak darah penderita diabetes melitus. Akan tetapi penelitian ini perlu dilanjutkan dengan sampel yang lebih banyak sehingga dapat diketahui dengan pasti apakah tempe mempunyai pengaruh positip terhadap profil lemak darah penderita diabetes melitus.